sistim gerak pada manusiah
MAKALAH
Tentang
DOSEN PEMBIMBING : MUHAMMAD IRWANSYAH,S.pd ,Mpd
DISUSUN OLEH
NUR HASANAH :
17.3.01.38
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN MIPA SEKOLAH TINGGI
KEGURUAN
DAN ILMU PENDIDIKAN BIOLOGI
(STKIP)
BIMA 2020
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI…………………………………………………………………….. ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang…………………………………………………………….... 1
1.2
Rumusan Masalah…………………………………………………………... 2
1.3
Tujuan……………………………………………………………………….. 2
1.4
Manfaat Penulisa……………………………………………………………. 3
BAB II PEMBAHASAN
1.
tulang atau rangka……………………………….…………………………... 4
2.
persendian ………………………………………………….…………..….. 10
2.3
Persendian………………………………………………………………….. 15
3.
otot…………………………………………………………………………….16
BAB III PENUTUP
3.1
Kesimpulan…………………………………………………………………. 31
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………….. 33
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Sering kali kita melakukan gerak ,
tetapi kurang menyadari adanya sistem yang mempergerakan tubuh kita. Banyak
sistem yang menggerakan tubuh kita seperti di bantu otot
,rangka,tulang,daging,dan lain sebagainya.
Tanpa semua itu kita tidak dapat
bergerak dan melakukan aktifitas layaknya manusia lain. Otot,daging,rangka,dan tulang sangat berperan penting dengan
tubuh kita dan saling berpengaruh.Otot,daging,tulang dan rangka adalah alat
(SISTEM GERAK MANUSIA).
Karena
mengingat waktu yang singkat, banyak pembahasan sistem gerak manusia yang belum
tertuang dalam makalah kami ini, jadi dalam keterbatasan mari
kita bahas panduan tentang sistem gerak pada manusia di makalah ini.
B. Rumusan
Masalah
Masalah
yang dibahas dalam penyusunan makalah ini adalah:
1.
Apa pengertian sistem gerak manusia
?
2.
Apa saja alat gerak manusia ?
3.
Apa jenis, bentuk, dan fungsi
tulang?
4.
Apa saja kelainan tulang dan otot
yang berhubungan dengan alat gerak manusia ?
C. Tujuan
Penulisan
Tujuan daripada penulisan makalah ini adalah:
1.
Mengetahui
pengertian sistem gerak pada manusia
2.
Menjelaskan
alat-alat gerak pada manusia
3.
Mengetahui kelainan tulang dan otot yang berhubungan dengan alat gerak
manusia
D. Manfaat Penulisan
Hasil dari
penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak, khususnya
kepada mahasiswa dan pelaku pendidikan untuk menambah pengetahuan dan wawasan
mengenai pentingnya mata kuliah Ilmu Pengetahuan Alam. Manfaat lain dari
penulisan makalah ini adalah dengan adanya penulisan makalah ini diharapkan
dapat dijadikan acuan mengembangkan pendidikan di negara kita agar lebih maju
dan mengalami peningkatan yang relevan dengan program pemerintah.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Tulang atau Rangka
Tulang
memiliki fungsi utama yakni sebagai alat gerak pasif. Artinya tulang hanya bisa
bekerja atau bergerak apabila ada bantuan dari otot.
Tulang atau
rangka pada manusia tergolong ke dalam alat gerak pasif di karenakan tulang
hanya akan bisa bergerak apabila ada suatu aktifitas yang terjadi pada otot.
Tulang sendiri
terbentuk dari kandungan kalsium yang berbentuk garam yang merekat erat dengan
bantuan kalogen. Dan di dalam masa perkembangannya, bentuk tulang dapat berubah
atau mengalami kelainan.
Apabila
ada gangguan yang dibawa sejak lahir seperti adanya infeksi penyakit, faktor
nutrisi dan gizi, ataupun posisi tubuh yang salah. Maka tulang yang satu dengan
yang lain biasanya terhubung oleh sendi – sendi.
Fungsi Rangka pada Manusia :
- Penegak tubuh.
- Pembentuk tubuh.
- Tempat Melekatnya otot.
- Tempat terjadinya proses pembentukan sel darah merah.
- Alat gerak pasif.
Kerangka
pada tubuh manusia dapat dibagi ke dalam 3 buah kelompok yaitu : Bagian
tengkorak, Bagian badan, dan Bagian anggota gerak. Yang akan di jelaskan di
bawah ini :
Bagian Tengkorak :
Bagian
tengkorak pada sistem gerak manusia tersusun dari tulang- tulang pipih
yang menjadi tempat terjadinya proses pembentukan sel – sel darah merah dan
putih. Bagian tengkorak pada manusia terdiri dari berbagai macam yakni :
Masing – masing dari
tulang tersebut berjumlah 2 buah kecuali tulang lidah, tulang tengkorak, dan
tulang dahi ( 1 buah ).
Bagian Badan :
Bagian rangka badan pada manusia di pisahkan ke dalam 5 buah kelompok
yakni Ruas – ruas tulang belakang, Tulang rusuk, Tulang dada, Gelang bahu, dan
Gelang panggul contoh nya seperti dalam gambar di bawah ini :
Bagian Anggota Gerak :
Bagian ini juga terbagi lagi ke
dalam 2 buah bagian yakni anggota gerak atas dan anggota gerak bawah:
- Anggota Gerak Atas :
Anggota gerak ini terdapat pada tangan kanan dan tangan kiri, yang terdiri dari :
2.
Anggota
Gerak Bawah :
Untuk anggota gerak bawah tentunya merupakan sebuah rangka penyusun kaki kanan dan kaki kiri yang terdiri dari :
Untuk anggota gerak bawah tentunya merupakan sebuah rangka penyusun kaki kanan dan kaki kiri yang terdiri dari :
Jenis – jenis tulang :
- Kartilago atau Tulang Rawan :
Tulang Rawan Hialin
Sifat nya : lentur, semi transparan, dan matrik berwarna putih kebiruan.
Letak nya : antara tulang rusuk dan tulang dada.Tulang Rawan Elastis
Sifat nya : lentur, warna matrik keruh kekuningan.
Letak nya : daun telinga, laring, dan eusthacius.
Tulang
Rawan Fibrosa
Sifat nya : kaku, kuat, warna matrik gelap dan keruh.
Letak nya : di antara ruas tulang belakang.
Sifat nya : kaku, kuat, warna matrik gelap dan keruh.
Letak nya : di antara ruas tulang belakang.
- Tulang Keras ( Osteon ) :Tulang pipa
Sifat
nya : panjang,
tengahnya berongga.
Contoh nya : paha, lengan atas, kering, betis, hasta, dan pengumpil.Tulang pipih
Sifat nya : pipih.
Contoh nya : belikat, tulang dada, dan rusuk.Tulang pendek
Sifat nya : pendek dan bulat.
Contoh nya : pergelangan tangan dan kaki.Tulang tak beraturan
Sifat nya : bentuknya tidak beraturan.
Contoh nya : ruas – ruas tulang belakang.
Contoh nya : paha, lengan atas, kering, betis, hasta, dan pengumpil.Tulang pipih
Sifat nya : pipih.
Contoh nya : belikat, tulang dada, dan rusuk.Tulang pendek
Sifat nya : pendek dan bulat.
Contoh nya : pergelangan tangan dan kaki.Tulang tak beraturan
Sifat nya : bentuknya tidak beraturan.
Contoh nya : ruas – ruas tulang belakang.
2. Persendian
Persendian
dibedakan menjadi 3 buah, yakni sendi mati ( inartrosis ), sendi kaku ( amfiatrosis
), dan sendi gerak ( diartrosis ). Semua jenis sendi tadi melakukan
fungsinya masing – masing sebagai penghubung antar tulang ( rangka ) dan
tersebar di seluruh tubuh.
Selain pembagian
dari ketiga persendian di atas, terdapat juga 5 buah sendi yang masuk ke dalam
pengelompokan sendi gerak. Yakni kelima persendian tersebut adalah sendi
engsel, sendi pelana, sendi putar, sendi peluru, dan sendi geser.
Macam –
macam sendi yang telah di bahas di atas akan di jelaskan lebih lengkapnya pada
ulasan di bawah ini.
- Inartrosis atau Sendi Mati :
Hubungan
antar tulang yang tidak memungkinkan adanya gerakan. Contohnya adalah : antar
tulang tengkorak.
- Amfiatrosis atau Sendi Kaku :
Hubungan
antar tulang yang memungkinkan gerakan terbatas. Contohnya adalah: antara
tulang rusuk dengan tulang dada.
- Diartrosis atau Sendi Gerak :
Hubungan
antar tulang yang memungkinkan terjadinya banyak gerakan. Sendi gerak juga
dibedakan menjadi 5 buah, yakni sendi engsel, sendi pelana, sendi putar, sendi
peluru, dan sendi geser.
·
- Sendi Engsel : memungkinkan gerakan satu arah.
Contoh nya : siku, lutut, dan ruas antar jari. - Sendi Pelana : memungkinkan gerakan dua arah.
Contoh nya : persendian pada hubungan antara tulang ibu jari dan tulang telapak tangan. - Sendi Putar : memungkinkan gerakan memutar.
Contoh nya : tengkorak dengan tulang atlas, dan radius dengan ulna. - Sendi Peluru : memungkinkan gerak ke segala arah.
Contoh nya : tulang lengan atas dengan gelang bahu dan tulang paha dengan gelang panggul. - Sendi Geser : memungkinkan gerakan melengkung ke
depan, belakang, ataupun memutar.
Contoh nya : tulang pergelangan kaki dan hubungan antar tulang belakang.
3. Otot
Otot
merupakan sebuah jaringan yang terdapat di dalam tubuh manusia yang fungsinya
adalah sebagai alat gerak aktif untuk membantu tulang agar dapat bergerak.
Tanpa adanya otot, tubuh manusia tidak akan pernah bisa bergerak, karena
ototlah yang bekerja untuk membuat tulang bergerak.
Jenis – jenis Otot :
- Otot Polos :
Otot polos merupakan sebuah jaringan yang terbentuk dari sel – sel otot yang bentuknya seperti gelondong dimana dibagian ujungnya berbentuk cenderung meruncing. - Ciri – cirinya ialah :
1. Berbentuk gelendong.
2. Warna nya polos.
3. Intinya hanya satu, berada di tengah
4. Bekerja secara tidak sadar.
5. Lambat merespon rangsang - Otot Jantung :
Otot yang terletak pada dinding jantung.Ciri – cirinya :
1. Berbentuk silindris bercabang.
2. Membentuk anyaman.
3. Warna lurik.
4. Bekerja secara tidak sadar.
5. Lambat merespon rangsang.
6. Hanya terdapat di jantung. - Otot Lurik :
Otot lurik biasanya disebut juga sebagai otot rangka, karena otot ini biasanya melekat pada rangka. disebut juga sebagai lurik adalah karena bila di lihat dengan menggunakan mikroskop akan tampak terlihat garis gelap terang pada serabut otot ini.Ciri – cirinya :
1.
Berbentuk slindris dan memanjang.
2. Warnanya lurik.
3. Intinya banyak, dan letaknya di tepi.
4. Bekerja secara sadar.
5. Cepat merespon rangsang.
6. Letaknya melekat pada tulang.
2. Warnanya lurik.
3. Intinya banyak, dan letaknya di tepi.
4. Bekerja secara sadar.
5. Cepat merespon rangsang.
6. Letaknya melekat pada tulang.
Gerak dan Kerja Dari Otot
:
Otot
bergerak secara kontraksi dan relaksasi. Ketika otot berkontraksi maka
ukurannya akan memendek lalu menjadi keras dan akan membentuk gelembung pada
bagian tengah. Sedangkan adanya kontraksi pada otot maka tulang akan tertarik.
Dan
cara untuk mengembalikan tulang tersebut pada posisi awal maka di butuhkan
relaksasi. artinya harus ada otot lain yang berkontraksi agar bisa menarik
tulang itu kembali ke posisi awalnya.jadi untuk bisa menggerakan tulang
setidaknya di butuhkan sebuah kerjasama dari 2 buah macam otot dengan cara
kerja yang berbeda.
Dengan
berdasarkan kepada cara kerjanya, maka otot dapat dibedakan menjadi 2 buah jenis
yaitu otot sinergis dan otot antagonis.
- Gerak Sinergis :
Gerak sinergis merupakan sebuah gerak selaras dari 2 otot atau lebih. Pada gerak ini, otot – otot tersebut akan berkontraksi dan berelaksasi secara bersamaan. contohnya adalah gerakan pada gerakan otot punggung dan leher. - Gerak Antagonis :Gerak antagonis berlawanan antara 2 atau lebih otot untuk menggerakan pada suatu bagian tubuh. contohnya adalah ketika lengan bawah terangkat maka otot bisep akan berelaksasi, sementara itu otot trisep melakukan relaksasi.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari pembahasan tersebut kami
dapat menyimpulkan bahwa :
· Sistem gerak
merupakan bagian dari tubuh yang mempunyai fungi utnuk menggerakkkan seluruh
bagian tubuh sesuai dengan bagiannya.
· Bahwa sistem
gerak terdiri dari alat gerak aktif dan alat gerak pasif.
· Alat gerak
pasif terdiri dari tulang dan bagian-bagiannya,sedangkan alat gerak aktif
berupa otot-otot yang secaraaktif menggerakan tulang yang ada di seluruh
tubuh.Berdasarkan bentuknya dan ukurannya, tulang dapatdibagi menjadi beberapa
penggolongan:
- Tulang panjang, yaitu tulang lengan atas, lengan bawah, tangan, tungkai,dan kaki (kecuali tulang-tulang pergelangan tangan dan kaki). Badan tulagini disebut diafisis, sedangkan ujungnya disebut epifisis
- Tulang pendek, yaitu tulang-tulang pergelangan tangan dan kaki
- Tulang pipih, yaitu tulang iga, bahu, pinggul, dan kranial
- Tulang tidak beraturan, yaitu tulang vertebra dan tulang wajah
- Tulang sesamoid, antara lain tulang patella dan tulangyang terdapat di metakarapal 1-2 dan metakarsal 1.
DAFTAR PUSTAKA
Afrianto,
Feri.Sistem Gerak Manusia. http://www.docstoc.com/docs / 25972416/ Sistem-Alat-Gerak (Diakses tanggal
29 Maret 2012)
Zaifbio.Sistem
Gerak Manusia. http://zaifbio.wordpress.com/2010/04/29/ sistem-gerak-manusia/ (Diakses tanggal 31 Maret 2012)
http://www.ebiologi.com/2015/02/7-makalah-sistem-gerak-dan
html. Diunduh
tanggal 24 maret 2018
Endang
Sri Lestari.Mekanisme kerja otot.http://www.documen.com/2010/08/
26/sistem-gerak-manusia/
(diakses tanggal 28 november 2013)
Kus
Irianto.Struktus dan Fungsi Tubuh Manusia.http://www.ebiologi.com/2010/
04/23/sistem-rangka/(diakses
tanggal 02 april 2018)
www.wikipedia.com
http://fanatoria.blogspot.co.id/2008/11/sistem-mekanisme-gerak-otot.html
https://mansurmok.wordpress.com/ilmu-pengetahuan/sistem-rangka/





Komentar
Posting Komentar